//
archives

Archive for

Layouting pada Windows Presentation Foundation


Bagi rekan-rekan yang telah mencoba Windows Presentation Foundation pasti tahu apa yang disebut dengan Grid, StackPanel, Canvas Panel, dan lain-lain. Saya penasaran dengan makhluk-makhluk yang telah disebutkan tadi. Kalau rekan-rekan membuat project WPF Application, maka secara otomatis akan dibuatkan secara otomatis layout type Grid.

Ada 5 macam layouting bila rekan-rekan ingin membuat aplikasi dengan WPF:

Wrap Panel

Wrap Panel mirip dengan Stack Panel, tapi tidak hanya menumpuk child element pada satu baris, dapat juga menyimpannya di baris baru bila tidak ada lagi ruang kosong di sebelah kirinya. Orientasinya pun dapat diatur seperti pada Stack Panel. Berikut contohnya.


<WrapPanel Orientation="Horizontal">
    <Button Content="Button" />
    <Button Content="Button" />
    <Button Content="Button" />
    <Button Content="Button" />
    <Button Content="Button" />
</WrapPanel>

Canvas Panel

Canvas merupakan layout panel paling mendasar di WPF. Setiap objek yang kita tempatkan pada Canvas dapat kita tentukan koordinatnya secara spesifik dengan perintah Canvas.Top, Canvas.Bottom, Canvas.Left, Canvas.Right. Canvas Panel ini biasa digunakan untuk menggabungkan/mengelompokkan gambar 2D, bukan untuk mendesain sebuah user interface. Ini penting karena penentuan koordinat secara absolut akan menyulitkan kita saat kita mengganti ukuran elemen, mengatur letak elemen, dan lain-lain. Kebanyakan orang yang biasa menggunakan WinForms akan familiar dengan layout ini, tapi layout ini bukanlah layout yang disarankan bila kita membuat aplikasi di WPF. Berikut contohnya.

<Canvas>

<Rectangle Canvas.Left=“40” Canvas.Top=“31”
Width=“63”
Height=“41”
Fill=“Blue” />

<Ellipse Canvas.Left=“130” Canvas.Top=“79”
Width=“58”
Height=“58”
Fill=“Blue” />

<Path Canvas.Left=“61” Canvas.Top=“28”
Width=“133”
Height=“98”
Fill=“Blue”

Stretch=“Fill”

Data=“M61,125 L193,28”/>

</Canvas>

 

<Canvas>	
   <Ellipse Fill="Green" Width="60" Height="60" Canvas.Left="30" Canvas.Top="20" Canvas.ZIndex="1"/>
   <Ellipse Fill="Blue" Width="60" Height="60" Canvas.Left="60" Canvas.Top="40"/>																										
</Canvas>		

Stack Panel

Stack Panel merupakan layout yang paling simple dan berguna. Tumpukan child element dapat diletakkan di bawah maupun disamping objek elemen lainnya tergantung pada orientasi dari Stack Panel tersebut. Berikut contohnya.

<StackPanel>
   <TextBlock Margin="10" FontSize="20">How do you like your coffee?</TextBlock>
   <Button Margin="10">Black</Button>
   <Button Margin="10">With milk</Button>
   <Button Margin="10">Latte machiato</Button>
   <Button Margin="10">Chappuchino</Button>
</StackPanel>
Dock Panel

Dock Panel merupakan layout yang memberikan kemudahan kepada developer untuk menempatkan sebuah objek/elemen ke dalam dock yang terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu atas, bawah, kanan, kiri, dan tengah. Berikut contohnya.

<DockPanel LastChildFill="True">
   <Button Content="Dock=Top" DockPanel.Dock="Top"/>
   <Button Content="Dock=Bottom" DockPanel.Dock="Bottom"/>
   <Button Content="Dock=Left"/>
   <Button Content="Dock=Right" DockPanel.Dock="Right"/>
   <Button Content="LastChildFill=True"/>
</DockPanel>

Grid Panel

Grid merupakan layout yang menyusun elemen/objek di dalamnya ke dalam tabular structure berupa baris dan kolom. Layouting ini mirip seperti pada tag pada HTML, tapi Grid Panel ini lebih fleksibel. Berikut contohnya.

<Grid>
   <Grid.ColumnDefinitions>
      <ColumnDefinition Width="*"/>
      <ColumnDefinition Width="Auto"/>
      <ColumnDefinition Width="*"/>
   </Grid.ColumnDefinitions>
   <Label Content="Left" Grid.Column="0" />
   <GridSplitter HorizontalAlignment="Right" VerticalAlignment="Stretch" Grid.Column="1" ResizeBehavior="PreviousAndNext" Width="5" Background="#FFBCBCBC"/>
   <Label Content="Right" Grid.Column="2" />
</Grid>

Mengapa layout begitu penting dalam WPF?

Pengaturan tata letak kontrol merupakan hal mendasar yang dapat berpengaruh terhadap penggunaan aplikasi. Pengaturan kontrol ke dalam koordinat pixel dapat berguna bagi pengembangan aplikasi yang terbatas pada environment tertentu, misalnya ukuran resolusi layar atau perbedaan ukuran huruf yang digunakan dalam aplikasi. Oleh karena itu, WPF menyediakan seperangkat pengaturan untuk layouting untuk menghindari kesalahan umum tersebut.

Tentang Vertical Alignment dan Horizontal Alignment

Sumber: http://wpftutorial.net/

Semoga bermanfaat.

J

Iklan

Sharing Microsoft Security Essentials at STMIK AMIK Bandung


Pada tanggal 18 Desember 2010, teman-teman dari kampus STMIK AMIK Bandung yang terletak di Jalan Jakarta memberikan kesempatan kepada saya untuk membawakan materi tentang Microsoft Security Essentials. Beberapa rekan saya yang juga mengisi dalam acara seminar adalah.

  1. Firstman Marpaung (MVP Windows Mobile) – Introduction to MUGI dan Windows Phone 7
  2. Aris Lesmana (MVP Office System) – Windows 7 Security Enhancement
  3. Muhammad Yusuf (MSP UPI) – Bit Locker and Bit Locker To Go
  4. Rendy (MSP UPI) dan Iqbal (MUGI) – Microsoft Security Essentials
  5. Luki Ishwara (Community Leader) – SQL Server Security / Business Intelligent

Jumlah peserta yang hadir cukup banyak, yaitu sekitar 150 orang. Berikut sedikit dokumentasi dari kegiatan seminar ini. Mayoritas peserta yang hadir adalah kalangan pelajar dari SMA/SMK

[Suasana aula tempat seminar berlangsung]

[Firstman Marpaung sedang membawakan materi]

[Aris Lesmana sedang membawakan materi]

[Muhammad Yusuf sedang membawakan materi]

[Rendy sedang membawakan materi]

[Iqbal sedang membawakan materi]

[Luki Ishwara sedang membawakan materi]

Semoga Bermanfaat.

Terima Kasih.

J

Berbagi Ilmu melalui Pelatihan Multimedia Interaktif dengan WPF


Tanggal 19 Desember lalu, BEM KEMAKOM FPMIPA UPI mengadakan sebuah pelatihan multimedia interaktif yang bekerja sama dengan MSP UPI. Kebetulan saya dan Muhammad Yusuf diberi kesempatan untuk menjadi pemateri dalam acara ini. Pada pelatihan ini diajarkan bagaimana membuat pembelajaran multimedia interaktif dengan teknologi Windows Presentation Foundation (WPF). Tools yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Microsoft Expression Blend 3. Pelatihan ini terbagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanakan pada pukul 10.00 – 12.00 WIB, dan sesi kedua dilaksanakan pada pukul 13.00 – 15.00 WIB di Gedung Ilmu Komputer. Jumlah peserta yang hadir sekitar 70 orang (35 orang setiap sesi). Ternyata antusias peserta terhadap teknologi ini tinggi, karena banyak peserta yang mengeluhkan waktu pelatihan yang diberikan tidak cukup hanya 2 jam. Pelatihan berikutnya akan diperpanjang ko waktunya. J

Berikut dokumentasi dari acara pelatihan multimedia interaktif beberapa hari yang lalu.

— Suasana saat pelatihan akan dimulai —

— Muhammad Yusuf sedang memberikan materi kepada peserta @sesi 1–

— Saya sedang menjadi asisten pemateri pada @sesi 1 —

— saya dan Muhammad Yusuf sedang membantu peserta yang kesulitan J

— Suasana saat pelatihan sedang berlangsung —

— Pemberian doorprize kepada salah satu peserta yang beruntung —


— Pelatihan @sesi 2 oleh saya (Rendy) dan Muhammad Yusuf sebagai asisten pemateri —


— Pemateri dan asisten pemateri sedang membantu peserta yang kebingungan —


— Saya (Rendy) sedang menyampaikan materi —


— Pemberian plakat dari pihak panitia kepada pemateri —

Pelatihan beres dan tunggu pelatihan berikutnya di bulan Januari 2011. J

Saya ucapkan terima kasih kepada pihak BEM KEMAKOM FPMIPA UPI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga semangat untuk belajar dan berbagi menjadi lebih besar dengan adanya kegiatan ini.

File System dalam Sistem Operasi


Definisi

File System merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File Sytem menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari sistem komputer. File System terdiri atas dua bagian:

  1. Kumpulan file yang masing-masing menyimpan data-data yang berhubungan.
  2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

Macam-macam File System

FAT (FAT16 dan FAT32)

FAT adalah singkatan dari File Allocation Table. Digunakan awal tahun 80-an dan dikenal sebagai file DOS. Pada awalnya hanya untuk beroperasi pada komputer berkapasitas rendah. FAT mengalami bermacam evolusi, dimana versi awalnya hanya menyokong komputer berkapasitas tidak lebih dari 32 MB untuk setiap bagian/partisi, kemudian terus berkembang hingga 528 MB dan terus meningkat sampai 2 GB.

Kekurangan FAT16

  • Kurangnya ruang penyimpanan. Tidak ada tambahan program atau file terutama bagi yang menggunakan sistem dengan Windows95 dan mempunyai hard disk melebihi 512 MB.
  • Tidak efektif. Ukuran cluster yang besar menyebabkan terjadinya pemborosan.
  • Tidak efisien dalam susunan file dan meminta user sering melakukan defrag agar mendapatkan cluster sebelumnya yang tidak terpakai sepenuhnya.
  • Ukuran maksimum disk yang dapat disokong FAT16 dalam hard disk adalah 2 GB.

Cara Penyimpanan Data

Apabila suatu file disimpan atau suatu program diinstal komputer akan menyimpan semua data mengenai aktivitas tersebut di satu kawasan kecil dalam hard disk yang dinamakan cluster.

Semakin kecil ukuran cluster, semakin baik data itu disimpan dan diurus. Ukuran cluster ditentukan oleh partisi dan partisi ditentukan oleh sistem file yang ditetapkan semasa hard disk diformat.

Keunggulan FAT32

  • Menggunakan 32 bits untuk merepresentasikan cluster.
  • Menyediakan ukuran drive lebih besar, bahkan sampai dengan 2 TB.
  • Menggunakan tempat lebih efisien. FAT 32 menggunakan ukuran cluster yang lebih kecil ($ KB cluster untuk ukuran drive 8 GB), lebih efisien dibandingkan FAT16.
  • FAT32 lebih kuat. FAT32 dapat menampung folder utama dan dapat menggunakan backup copy dari tabel alokasi file dari pada default copy.
  • FAT32 lebih fleksibel. Folder utama pada FAT32 adalah rantai grup biasa. Jadi dapat ditempatkan dimana pun pada drive dan tidak ada lagi batasan jumlah masukan untuk folder.

NTFS

NTFS adalah singkatan dari New Technology File System. Beberapa keunggulan NTFS adalah:

  • Reliability

    Satu hal yang penting dari sebuah file system yang serius adalah bahwa file system tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan dalam processing.

  • Security dan Access Control

    Kelemahan dari FAT adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari hard disk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan.

  • Breaking Size Barriers

    Karena pada sistem FAT dalam hal ini FAT16 tidak dapat mempartisi lebih dari 4 GB, sedang NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar.

  • Storage Efficiency
  • Long File Names
  • Networking
  • Storage Fault Tolerance
  • Multiple Data Stream
  • Unicode Names
  • Improved File Attribute Indexing
  • Data Compression
  • Encryption
  • Reparse Points

ZFS

File system ZFS adalah file system baru revolusioner yang secara fundamental mengubah bagaimana mengadministrasi suatu file system. Dengan fitur dan keuntungan yang tidak ditemukan pada file system manapun. ZFS didesain untuk menjadi file system yang scalable, mudah di administrasi dan bersifat robust

EXT2

EXT2 adalah singkatan dari Second Extended File System. Dirancang oleh Remy Card sebagai file system yang ekstensibel dan powerful untuk digunakan pada sistem operasi Linux. Ext 2 merupakan file system yang paling banyak digunakan oleh para pengguna Linux.

Kemampuan dasar Ext2

  • File system Ext2 mampu menyokong beberapa file yang standar dari UNIX, seperti regular file, directories, device special files, dan symboloc links.
  • Ext2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.
  • Mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang.
  • Memerlukan beberapa blok untuk super user.

Kemampuan tambahan Ext2

  • Mampu menyokong beberapa ekstensi yang biasanya tidak diberikan dalam file system UNIX.
  • Atribut-atribut dari file memperbolehkan user untuk mengubah perilaku kernel pada waktu bekerja pada suatu set file.
  • Seseorang dapat mengatur atribut-atribut dalam suatu file atau direktori.
%d blogger menyukai ini: