//
archives

Archive for

Pendekatan Microsoft terhadap Dunia Pendidikan


Tema Acara

Pendekatan Microsoft terhadap Dunia Pendidikan

Hasil

  1. 50 lebih pelajar mendaftar untuk acara ini.
  2. Peserta antusias pada teknologi Windows MultiPoint Mouse dan akan diadakan workshopnya untuk internal UPI.
  3. Para calon pendidik mengerti bagaimana pentingnya IT dalam dunia pendidikan.
  4. Beberapa tim Imagine Cup terbentuk di UPI seusai acara ini.

Background

Pada tanggal 27 November 2010, Microsoft Student Partners UPI bekerjasama dengan BEM KEMAKOM FPMIPA UPI mengadakan acara seminar dengan tema yaitu “Pendekatan Microsoft terhadap Dunia Pendidikan”. Acara ini berlangsung selama 4 jam yaitu dari pukul 9.00 s/d 13.00. Pemateri-pemateri berasal dari MSP UPI, MUGI Kampus UPI, Microsoft Indonesia, dan MIC ITB. Dalam mempersiapkan acara ini kami membentuk tim kecil terdiri dari 2 MSP UPI dan 2 MUGI Kampus UPI. Juga banyak bantuan dari BEM KEMAKOM FPMIPA UPI untuk membantu dalam hal birokrasi dan penyediaan tempat.

Foto-foto


Publikasi acara salah satunya melalui media spanduk


Sedikit bercanda-canda saat persiapan 


Aulia Ul Haq (MUGI UPI) sang penerima tamu


Muhammad Yusuf (MSP UPI) sebagai MC sedang membuka acara


Dicky Dwijayanto (MUGI UPI) sedang membawakan materi Windows MultiPoint Mouse


Rendy (MSP UPI) sedang mendemokan Windows MultiPoint Mouse


Beberapa raut muka dari peserta


Pembagian goodies untuk para penanya


Muhammad Yusuf (MSP UPI) sebagai MC sedang sedikit menjelaskan tentang Microsoft Student Partners


Senyum semangat Pak Julius saat membawakan materi


Puja Pramudya (MIC ITB) membawakan materi tentang pengenalan Imagine Cup


Foto-foto dulu setelah acara usai, sayang Pak Julius sedang terburu-buru sehingga tidak bisa ikut sesi foto-foto. 

Testimoni dari Peserta

  1. “Lanjutkan!”
  2. “Keren… Alhamdulillah, saya gak nyesal memutuskan untuk datang.”
  3. “Seharusnya lebih sering diadakan krn memang kemajuan teknologi sangat cepat.”
  4. “Excellent!”
  5. “Tambah doorprize dan konsumsi ^_^”

Materi yang Disampaikan

  1. Pengenalan Windows MultiPoint Mouse

    Dibawakan oleh Rendy (Microsoft Student Partners) dan Dicky Dwijayanto (Microsoft User Group Indonesia)

  2. Pendekatan Microsoft terhadap Dunia Pendidikan

    Julius Fenata (Academic Developer Evangelist Microsoft Indonesia)

  3. Pengenalan Imagine Cup

    Puja Pramudya (MIC ITB; Anggota Tim Ganesh, Juara 1 Software Design Imagine Cup Indonesia Local Final 2010)

Credits

Berikut adalah anggota tim kecil yang mempersiapkan acara ini.

  1. Aulia Ul Haq (Microsoft User Group Indonesia), sebagai divisi dokumentasi, konsumsi, transportasi, logistik, penerima tamu, juga menjadi divisi publikasi yang menjadi tukang masang spanduk. Berikutnya jangan suka datang telat lagi yaa.. 
  2. Dicky Dwijayanto (Microsoft User Group Indonesia), sebagai pemateri, transportasi, logistik, dan juga sempat jadi dokumentasi. Berkat acara ini dia bisa bangun pagi.. 
  3. Muhammad Yusuf (Microsoft Student Partners), sebagai MC, divisi logistik, publikasi keliling nempel-nempel poster, bikin undangan di facebook, masang spanduk juga, dan juga mendadak ditunjuk sebagai ketua pelaksana demi formalitas di proposal.
  4. Rendy (Microsoft Student Partners), sebagai pemateri, divisi publikasi nempel-nempel poster keliling kampus, dan juga sedikit menjadi divisi dokumentasi pribadi Puja. 

Juga tak lupa kami sadar acara kami tak akan berlangsung lancar tanpa bantuan dan partisipasi dari:

  1. Septiyadi Guslinar dari BEM KEMAKOM FPMIPA UPI yang sangat banyak membantu dan membimbing dalam mempersiapkan acara ini.
  2. Para pemateri yang mengisi acara ini.
  3. Prodi Ilmu Komputer dan Pendidikan Ilmu Komputer FPMIPA UPI yang sudah mendukung kami dalam mengadakan acara ini.
  4. Para peserta acara ini dan pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Rebloged from ruangchupa: http://ruangchupa.wordpress.com/2010/11/27/pendekatan-microsoft-terhadap-dunia-pendidikan/

Iklan

Aplikasi WebCam Sederhana dengan Silverlight 4


Ada yang quotes sih katanya, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”. Tertarik dengan fitur baru yang ada di Silverlight 4, yaitu kita dapat mengakses webcam secara langsung. Info ini saya dapatkan ketika mengikuti sharing
technology update di ITB hari Minggu (21/11/2010). Saya menggunakan Visual Studio 2010 untuk mendemokan aplikasi ini. Silverlight 4 ini berkembang beriringan dengan munculnya .NET Framework 4.

Pertama kita mulai dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim sebelum memulai aktivias ini J. Lalu, buatlah sebuah project Silverlight Application dengan nama SimpleWebcam di Visual Studio 2010. Saya menggunakan bahasa pemrograman C# dalam contoh ini. Secara otomatis akan dibuatkan 2 buah project: project Silverlight dan project Web. Terlihat seperti gambar berikut.


Terdapat MainPage.xaml yang di dalamnya terdapat anak MainPage.xaml.cs, apakah itu? File yang berekstensi .xaml adalah file dimana kita mendesain UI (untuk desainer) dan .xaml.cs adalah untuk kita membuat untaian algoritma sebagai control dari aplikasi yang kita buat (untuk developer). Meskipun file .xaml
ditujukan untuk mendesain UI dari aplikasi kita, didalamnya akan menghasilkan kode-kode yang nantinya dapat dimengerti oleh developer saat akan mengembangkan aplikasi kita. Jadi, XAML ini berfungsi sebagai perantara/jembatan antara developer dan desainer.

Selanjutnya, buatlah kode program berikut pada file MainPage.xaml.

<UserControl x:Class=”SimpleWebcam.MainPage”


xmlns=”http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation&#8221;


xmlns:x=”http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml&#8221;


xmlns:d=”http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008&#8243;


xmlns:mc=”http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006&#8243;


mc:Ignorable=”d”


d:DesignHeight=”429″ d:DesignWidth=”798″>


<Grid x:Name=”LayoutRoot” Background=”White” Height=”406″ Width=”730″>


<Rectangle Height=”229″ HorizontalAlignment=”Left” Name=”viewCam” Stroke=”#FFFF1717″ StrokeThickness=”1″ VerticalAlignment=”Top” Width=”346″ />


<Button Content=”Start” Height=”37″ HorizontalAlignment=”Left” Margin=”231,250,0,0″ Name=”btnStart” VerticalAlignment=”Top” Width=”75″ Click=”btnStart_Click” />


<Button Content=”Stop” Height=”37″ HorizontalAlignment=”Left” Margin=”324,250,0,0″ Name=”btnStop” VerticalAlignment=”Top” Width=”75″ Click=”btnStop_Click” />


<Rectangle Height=”229″ HorizontalAlignment=”Left” Margin=”373,1,0,0″ Name=”viewFoto” Stroke=”#FFEF0909″ StrokeThickness=”1″ VerticalAlignment=”Top” Width=”357″ />


<Button Content=”Capture” Height=”37″ HorizontalAlignment=”Left” Margin=”416,250,0,0″ Name=”btnCapture” VerticalAlignment=”Top” Width=”75″ Click=”btnCapture_Click” />


</Grid>

</UserControl>

Syair diatas akan menghasilkan tampilan seperti gambar berikut.

Nah, sekarang kita masuk ke halaman MainPage.xaml.cs. Tuliskan isikan halaman tersebut dengan kode berikut.

using System;

using System.Collections.Generic;

using System.Linq;

using System.Net;

using System.Windows;

using System.Windows.Controls;

using System.Windows.Documents;

using System.Windows.Input;

using System.Windows.Media;

using System.Windows.Media.Animation;

using System.Windows.Shapes;

namespace SimpleWebcam

{


public
partial
class
MainPage : UserControl

{


public
VideoBrush webcamBrush;


public
ImageBrush capturedImage;


public
CaptureSource captureSource = new
CaptureSource();


public MainPage()

{

InitializeComponent();


VideoCaptureDevice webcam;

webcam = CaptureDeviceConfiguration.GetDefaultVideoCaptureDevice();

capturedImage = new
ImageBrush();


if (webcam != null)

{

captureSource.VideoCaptureDevice = webcam;

webcamBrush = new
VideoBrush();

webcamBrush.SetSource(captureSource);

viewCam.Fill = webcamBrush;

viewFoto.Fill = capturedImage;

captureSource.CaptureFailed += new
EventHandler<ExceptionRoutedEventArgs>(CaptureSource_CaptureFailed);

captureSource.CaptureImageCompleted += new
EventHandler<CaptureImageCompletedEventArgs>(CaptureSource_CaptureImageCompleted);

}

}


private
void btnStart_Click(object sender, RoutedEventArgs e)

{


if (CaptureDeviceConfiguration.RequestDeviceAccess() && captureSource.VideoCaptureDevice != null)

{

captureSource.Start();

}

}


private
void btnStop_Click(object sender, RoutedEventArgs e)

{


if (captureSource.VideoCaptureDevice != null)

{

captureSource.Stop();

}

}


private
void CaptureSource_CaptureImageCompleted(object sender, CaptureImageCompletedEventArgs e)

{

capturedImage.ImageSource = e.Result;

}


private
void CaptureSource_CaptureFailed(object sender, ExceptionRoutedEventArgs e)

{


MessageBox.Show(string.Format(“Failed to capture image: {0}”, e.ErrorException.Message));

}


private
void btnCapture_Click(object sender, RoutedEventArgs e)

{


if (captureSource.VideoCaptureDevice != null && captureSource.State == CaptureState.Started)

{

captureSource.CaptureImageAsync();

}

}

}

}

Setelah semua selesai simpan project. Lalu Run dengan menekan tombol F5 pada keyboard Anda, atau tekan tombol . Dan hasilnya akan seperti gambar berikut.

Selamat mencoba.

CMIIW.

J

Penciptaan Proses pada Sistem Operasi


Yah sambil nambah-nambahin blog post, sekalian juga buat melengkapi tugas Sistem Operasi nih. Kali ini saya coba bagikan sedikit ilmu tentang penciptaan proses yang terjadi di OS. Proses itu sendiri merupakan sebuah program yang sedang dieksekusi. Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang terjadi secara bersamaan. Suatu proses dapat membuat beberapa proses baru melalui sistem pemanggilan pembuatan proses.

Sebuah proses dapat terbentuk melalui sebuah system call create process membentuk child process (proses tururnan) yang dilakukan oleh parent process (proses induk). Sebuah proses turunan nantinya dapat membentuk sebuah proses turunan baru, sehingga terbentuklah pohon proses.

Sistem operasi menyediakan sumber daya yang dibutuhkan ketika proses itu dibuat, seperti waktu CPU, memori, berkas, ataupun perangkat I/O. Proses induk yang membagikan sumber daya-sumber daya yang disediakan atau dapat juga proses turunan dan proses induk saling berbagi sumber daya. Ada dua kemungkinan menurut beberapa sumber yang baca mengenai jalannya proses induk dan proses turunan, diantaranya:

  • Proses induk dan proses turunan berjalan secara bersamaan (konkuren).
  • Proses induk menunggu sampai beberapa/seluruh proses turunannya selesai dieksekusi.

Juga ada dua kemungkinandalam term dari address space pada proses baru:

  1. Anak proses adalah duplikat dari induk proses.
  2. Anak proses memiliki program yang terisikan di dalamnya.

Dalam UNIX, tiap proses diidentifikasi oleh pengidentifikasi proses yang merupakan integer yang unik. Sistem operasi UNIX memiliki system call fork yang berfungsi untuk membuat proses baru. Proses yang memanggil sistem ini akan terbagi menjadi dua, yaitu proses turunan dan proses induk yang masing-masing identik. Mekanisme tersebut memungkinkan induk proses untuk berkomunikasi dengan mudah dengan anak proses.

Ada juga system call exec yang berguna untuk membuat proses turunan yang terbentuk memiliki instruksi yang berbeda dengan proses induknya (tidak identik).

Teknologi Layar Sentuh pada Gadget


Teknologi layar sentuh atau touchscreen yang saat ini sedang populer di dunia gadget menjadi isu menarik untuk saya ketahui lebih jauh, karena kabarnya ada berbagai macam teknologi layar sentuh seperti resistive touchscreen, capacitive touchscreen, dan lain-lain. Touchscreen mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai output/penampil User Interface dan sebagai inputan perintah yang nantinya dieksekusi. Sentuhan yang kita berikan kepada layar akan diterjemahkan ke dalam koordinat X dan Y, kemudian device akan mengeksekusi perintah tertentu. Jadi, perintah yang dilakukan bukan karena kita menyentuh sebuah gambar atau icon yang ada pada layar.

Karakteristik Touchscreen

  • Resistive Touchscreen

    Resistive, sesuai dengan namanya teknologi ini memanfaatkan nilai resistansi untuk menentukan posisi koordinat sentuhan. Layar jenis ini menggunakan 2 lapisan bahan metal (lapisan konduktif dan lapisan resistif). Diatas kedua lapisan tersebut ada sebuah lapisan anti gores tempat dimana kita menyentuh layar. Ketika layar menyala, arus listrik akan mengalir diantara kedua lapisan metal, sehingga terjadilah perbedaan resistansi pada daerah sentuhan. Dari situlah koordinat sentuhan ditentukan.

    Kelebihan:

    Akurasi sangat tinggi sampai pixel ke pixel, sangat bermanfaat bila digunakan untuk pengenalan tulisan tangan (handwriting recognition), biaya produksi lebih murah, bisa disentuh dengan kuku, stylus pen.

    Kekurangan:

    Kualitas layar kurang baik ketika berada di luar ruangan, perlu ditekan untuk mendapatkan sentuhan yang maksimal, tidak memungkinkan untuk fitur multitouch.

  • Capacitive Touchscreen

    Capacitive, teknologi ini memanfaatkan perbedaan muatan listrik untu menentukan posisi koordinat sentuhan. Berbeda dengan resistive
    touchscreen, layar pada teknologi ini hanya menggunakan 1 lapisan berbahan indium tinoxide yang diletakkan di bagian kaca layar. Ketika lapisan tersebut disentuh, sedikit muatan listrik yang ada pada lapisan itu akan berpindah ke jari penyentuh. Pengurangan muatan listrik itulah yang dihitung untuk menentukan koordinat setiap sentuhan. Setiap sentuhan akan mengakibatkan pengurangan muatan listrik yang berbeda bergantung dari posisi sentuhan.

    Kelebihan:

    Kualitas layar cukup baik bila berada di luar ruangan, memungkinkan fitur multitouch, cukup responsif karena dengan sedikit sentuhan saja bisa merespon perintah.

    Kekurangan:

    Biaya produksi cukup mahal, tingkat akurasi sebatas dalam hitungan beberapa pixel.

  • Surface Accoustic Wave Touchscreen

    Nah, kalo yang ini saya ga begitu paham. Tapi menurut referensi yang dibaca sih katanya teknologi ini menggunakan transducer untuk menerima dan mengirimkan sinyal listrik. Teknologi ini juga memiliki reflector untuk membelokkan gelombang yang dikirim oleh transducer menuju transducer lainnya.

Pernahkah kalian mendengar tentang layar TFT, AMOLED?

  • TFT

    Thin Film Transistor, transistor dipasangkan untuk mengatur tiap pixel LCD. Layar ini membutuhkan adanya backlight sehingga biasanya terlihat lebih tebal. LCD jenis TFT membutuhkan banyak energi dan harganya pun relatif lebih mahal. TFT biasa disebut juga Active Matrix. TFT memiliki keunggulan di kualitas gambar dan respon yang lebih cepat.

  • AMOLED

    Active Matrix OLED, merupakan teknologi layar yang lebih hemat energi, lebih tipis, lebih fleksibel, dan juga memiliki warna yang tajam serta contrast yang lebih baik dibanding dengan layar TFT. Layar ini tidak membutuhkan adanya backlight karena adanya self iluminated pixel, sehingga layar jenis ini biasanya lebih tipis dibanding layar TFT. Keunggulan dari AMOLED ini adalah pencahayaan yang lebih merata, serta menghasilkan cahaya putih yang lebih putih, juga menghasilkan warna yang lebih cemerlang dibanding dengan fluorescent backlight.

CMIIW. J

 

Mengenal Windows® MultiPoint®Mouse


Pertama kenal ‘istilah’ ini waktu di MIC ITB, waktu itu MIC sempet ngadain pelatihan Windows MultiPoint Mouse, tapi menyesal saya ga bisa datang L. Berawal dari situlah mulai mempelajari Windows MultiPointMouse, ditambah lagi tuntutan buat ngasih materi tentang aplikasi teknologi Microsoft di dunia pendidikan. Nah, saya rasa ini bisa mewakili salah satu aplikasi tersebut. So, apa itu Windows MultiPointMouse? Ya! Adalah sebuah tools pengembangan aplikasi yang memungkinkan kita untuk menggunakan banyak mouse (multipointing devices) secara simultan/bersamaan dalam satu komputer.

Microsoft mengeluarkan sebuah tools bernama Windows®MultiPoint®MouseSDK, berikut gambaran secara umum:

SDK 1.1

SDK 1.5.1

Windows Vista atau Windows XP SP2 Windows 7 (32-bit/64-bit), Windows Vista, Windows XP SP3, Windows Server 2008
.NET Framework 3.0 (atau versi lain yang lebih tinggu) .NET Framework 3.5 (atau versi lain yang lebih tinggi)
Visual Studio 2005 dengan extensi WPF yang terinstall atau Visual Studio 2008. Visual Studio 2008, Visual Studio 2010, Visual Studio Express Editions
125 MB RAM (disarankan 256 MB atau lebih tinggi) Mendukung trackpad/PS2, dan bluetooth mouse
16 MB Video RAM (disarankan (32 MB atau lebih tinggi) Mendukung instalasi di notebook
Resolusi 800 x 600 dengan environment 32-bit Pengurangan library dari 5 menjadi 2 (Microsoft.Multipoint.Sdk.dll dan Microsoft.Multipoint.Sdk.Controls.dll.

Sebenarnya masih banyak lagi improvement lainnya mengenai Software Development Kit, silahkan mencari atau kunjungi: Situs Windows MultiPointMouse.

Windows MultiPointMouse ini dibangun diatas WPF dan tidak mendukung Windows Forms UI. Aplikasi ini bisa dikembangkan dengan bahasa C#, dan Visual Basic.

Keuntungan Windows MultiPointMouse untuk Dunia Pendidikan

  • Menyajikan konten-konten pendidikan dengan cara yang lebih interaktif dan inovatif
  • Dengan budget yang murah, semua siswa dapat menikmati teknologi komputer. (1 PC untuk semua siswa)
  • Menjadikan setiap siswa lebih aktif dalam belajar.
  • Mendukung Collaborative Learning sehingga menghasilkan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan.

Download tools gratis yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini:

Visual Studio 2008 Express Edition

Windows MultiPointMouse SDK 1.1 untuk Windows XP

Windows MultiPointMouse SDK 1.5.1 untuk Windows 7/Vista

%d blogger menyukai ini: